TESIS KESEHATAN MASYARAKAT E1-78

  1. PERBANDINGAN PELAKSANAAN PROGRAM KOMPETISI PENGURANGAN SUBSIDI BAHAN BAKAR MINYAK (PKPS-BBM) BIDANG KESEHATAN DI RSP ANUTAPURA DENGAN RS SWASTA WOOD WART DI KOTA PALU PROP SULTENG – 04

  2. PENGEMBANGAN BUKLET SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA CACAT NETRAL – 04

  3. EVALUASI SISTEM DISTRIBUSI, TINGKAT KETERSEDIAAN DAN TINGKAT KONSUMSI GARAM BERYODIUM PADA DAERAH GONDOK ENDEMIK DI WILAYAH DINAS KESEHATAN DATI II KAB. BANGLI PROP. BALI – 99

  4. HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN DAN KINERJA PARA PIMPINAN AKADEMIK KESEHATAN DEPKES DI JATENG – 98

  5. HUB. STATUS PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04

  6. HUB. ANTARA KEPEMILIKAN KARTU SEHAT DAN PENGGUNAAN PELAYANAN KESEHATAN PADA BALITA ISPA (STUDI KELUARGA MISKIN DI BATAM) – 04

  7. HUB. PEKERJAAN IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK DI INDONESIA – 04

  8. HUB. MONITORING PARENTAL DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SALAH SATU SMU DI KAB. PURWOREJO – 04

  9. FAKTOR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL PT. MATERINDO KAB. SLEMAN YK – 02

  10. EVALUASI PELATIAH KOMUNIKASI TERAUPEUTIK PERAWAT PUSKESMAS DI KOTA GORONTALO – 04

  11. EVALUASI PROSES PENYUSUNAN PERENCANAAN PROGRAM DINAS KESEHATAN KOTA GORONTALO – 04

  12. CAKUPAN PROGRAM GIZI DAN MEKANISME KOORDINASI PADA KELOMPOK KERJA KEWASPADAAN PANGAN DAN GIZI DIKOKTA GORONTALO – 04

  13. PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DALAM HUBUNGAN DENGAN SIKAP TERHADAP HUBUNGAN SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMUN 1 KOTAMADYA TERNATE PROP. MALUKU UTARA – 03

  14. HUBUNGAN PERSEPSI DAN SIKAP REMAJA TENTANG MEROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA DI SMU KOTA MASOHI MALUKU TENGAH - 04

  15. KESEHATAN LINGKUNGAN RUMAH DAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERKOLOSIS PARU DI KAB. AGAM SUMBAR – 04

  16. KADAR MERKURI RAMBUT KEPALA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PADA PENDUDUK KELURAHAN TANGKILING KEC. BUKIT BATU KOTA PALANGKARAYA – 04

  17. HUBUNGAN LINGKUNGAN FISIK RUMAH DENGAN STATUS PENDERITA TUBERKOLOSIS PARU KISTA POSITIF DI KAB. MAJALENGKA – 02

  18. PERILAKU PEREWANG, FASILITAS SANITASI SISA KLOR DAN KOLIFORM TOTAL AIR KOLAM RENANG DI KOTA YK TH 2004 – 04

  19. FAKTOR INTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL (PT. MATERINDO SLEMAN DIY) – 05

  20. HUBUNGAN DUKUNGAN FASILITAS KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 03

  21. SIKAP DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP KESEHATAN KETERPADUAN PETUGAS DAN RESPON IBU BALITA SAKIT PADA PUSKESMAS YANG MENERAPKAN MANAJEMEN TERPADU BALITA SAKIT DI SAMARINDA – 04

  22. TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN KESELAMATAN KERJA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DAN DUKUNGAN MANAJEMEN TERHADAP DERMATITIS AKIBAT KERJA PADA TENAGA KERJA PT. ELITE PRESTIGE FURNITURE YK – 04

  23. ANALISIS KINERJA PEMBIMBING KLINIK BERDASARKAN PERSEPSI MAHASISWA POLTEKES TERHADAP BIMBINGAN DI TSU DR. HAULUSY AMBON – 03

  24. PROSES SUPERVISI DINAS KESEHATAN KOTA KE PUSKESMAS DIKOTA BENGKULU – 05

  25. HUBUNGAN PENCAHAYAAN DENGAN KELELAHAN MATA PENGRAJIN SULAMAN DI EMPAT ANGKAT CANDUNG KAB. AGAM PROP. SUMBAR – 04

  26. STATUS GIZI, INTELEGENSI DAN PRESTASI BELAJAR MURID SEKOLAH DASAR SUKU BANJAU DI KEC. TINANGGRA KAB. KENDARI – 04

  27. PENINGKATAN KINERJA PENGELOLAAN OBAT PUSKESMAS MELALUI PENERAPAN STANDAR KOMPETENSI DISERTAI DISKUSI KELOMPOK KECIL (DKK) DAN UMPAN BALIK DI KOTA KENDARI – 05

  28. EVALUASI PELATIAHAN MANAJEMEN TERPADU BAYI MUDA TERHADAP KOMPETENSI BIDAN DALAM KUNJUNGAN NEONATUS DI KAB. BUTON PORP. SULTRA – 05

  29. FAKTOR RISIKO KEJADIAN DIARE PADA ANAK TUBERKOLOSIS DI INSTALASI KESEHATAN ANAK DI RS DR. SARDJITO – 04

  30. PERANAN PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU TERHADAP REINFEKSI PENYAKIT CACING PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR – 01

  31. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05

  32. UPAYA PELAYANAN INFORMASI OBAT DAN PENGOBATAN OLAEH PERAWAT DAN DOKTER PADA PASIEN HIPERTENSI BANGSAL RAWAT INAP INTERN RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH DAN RSU SWASTA DI KOTA MAKASSAR – 04

  33. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL UNTUK PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIK UNIT GAWAT DARURAT RSU WONOGIRI – 04

  34. ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMBANGUNAN KELUARGA SEJAHTERA (STUDI KASUS DI KANTOR BKKBN KAB. SERANG) – 99

  35. MANFAAT PEMAKAIAN MASKER TERHADAP PERUBAHAN KADAR FENOL DALAM URIN AKIBAT PAJENA BENZEN DI UNIT PENATALAKSANAAN LIMBAH PT. V KALIMANTAN TIMUR - 01

  36. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP MALUKU – 03

  37. KONDISI DAN SINERGISME KOMITE MEDIK DAN KOMITE KEPERAWATAN PADA RSUD DI PROP. JAMBI – 05

  38. PENILAIAN STRATEGI PENGEMBANGAN PUSKESMAS AMPAH SEBAGAI LEMBAGA SWADANA DI KEC. DUSUN TENGAH KAB. BARITO SELATAN – 02

  39. PENGARUH KESEDIAAN OBAT TERHADAP POLA PENGGUNAAN OBAT PADA LIMA PENYAKIT DI PUSKESMAS KOTA PALANGKARAYA – 01

  40. HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DAN PERTIMBANGAN KEADILAN DENGAN KOMITMEN ORGANISASIONAL KARYAWAN PUSKESMAS DI KAB. MUSI RAWAS – 01

  41. PENGARUH PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH TERHADAP KESEHATAN PRIBADI SISWA SEKOLAH DASAR DI KEC. DEPOK YK – 9

  42. ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KESEHATAN DI DINKES KOTA PALU PROP. SULTENG – 01

  43. SISTEM MANAJEMEN PELAYANAN BALAI LABORATORIUM KESEHATAN SEBELUM DAN SESUDAH DESENTRALISASI DI DIY – 05

  44. FAKTOR-FAKTOR RESIKO YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN DEMAM TIFOID PADA PENDUDUK DI KAB. WONOGIRI – 97

  45. PENGARUH KONSELING GIZI TERHADAP PENGETAHUAN GIZI IBU DAN PERBAIKAN STATUS GIZI BURUK YANG MENDAPATKAN PMT PEMILIHAN DI KOTA SORONG IRIAN JAYA BARAT – 04

  46. FAKTOR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL PT. MATERINDO KAB. SLEMAN YK – 02

  47. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04

  48. PENGARUH PENYAKIT INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK UMUR DI BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03

  49. HASIL GUNA TERAPI KOMBINASI GLIBER KLAMID PIOLATIZONE DIBANDING GLIBEN KLAMID METFORMIN TERHADAP RESISTENSI INSULIN BERDASARKAN INDEKS HOMO PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE Z DENGAN OBESITAN – 03

  50. EVALUASI PENGOBATAN ISPA PUEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KAB. SUMBA TIMUR – 02

  51. PETA KETENAGAAN PUSKESMAS DAN UPAYA REDISTRIBUSI TENAGA KABUPATEN LOMBOK TENGAH PROP. NTB – 05

  52. DUKUNGAN MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN MTBS DI PUSKESMAS KAB. JAYAPURA – 05

  53. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04

  54. RUJUKAN RAWAT JALAN TINGKAT PERTAMA PESERTA WAJIB PT. ASKES DI KAB. BANYUMAS – 02

  55. PENGARUH INFEKSI TERHADAP PERUBAHAN STATUS GIZI PADA ANAK BAWAH DUA TAHUN DI KAB. HULU SUNGAI SELATAN – 03

  56. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERANTASAN PENYAKIT MALARIA DI KAB. MALUKU TENGAH PROP. MALUKU – 03

  57. EVALUASI PENGOBATAN ISPA PUEMONIA BALITA DI PUSKESMAS KAB. SUMBA TIMUR – 02

  58. EVALUASI DINI KARIES DENTIS DI PUSKESMAS BUKIT HINDU KOTA PALANGKARAYA – 02

  59. EVALUASI PENATALAKSANAAN KASUS ISPA ANAK DI UNIT RAWAT JALAN RSUD BRIGJEN HASAN BASRY KANDANGAN KALSEL – 04

  60. KESEDIAAN DOKTER SPESIALIS BEKERJA DI DAERAH RAWAN KONFLIK – 05

  61. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04

  62. PENGARUH STATUS GIZI MENYUSUI TERHADAP EKSKLUSIFITAL PEMBERIAN ASI DAN PERTUMBUHAN BAYI DI RSUD PROF. DR. WZ JOHANNES KUPANG – 05

  63. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04

  64. KADAR MALONDIAL DEHIDA DAN VITAMIN E PLASMA DARAH PADA KELOMPOK LANSIA YANG MEMPUNYAI KEBIASAAN MENGKONSUMSI IKAN – 00

  65. FAKTOR INSTRINSIK DAN EKSTRINSIK YANG MEMPENGARUHI KADAR FENOL DALAM URIN TENAGA KERJA DI INDUSTRI MEBEL PT. MATERINDO KAB. SLEMAN YK – 02

  66. ANALISIS KEBUTUHAN DAN DISTRIBUSI TENAGA PUSKESMAS DI KAB. ACEH BESAR – 04

  67. KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN DAN PENERAPAN STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN DI RSUD SONGGOU – 04

  68. STRATEGI PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN BERBASISI PERSEPSI PASIEN RAWAT INAP DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK – 04

  69. BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TTG TOTAL DALAM URINE PENAMBANG EMAS RAKYAT DI KALIREJO KOKAP KULON PROGO DIY – 03

  70. HUBUNGAN STRUKTUR KELUARGA, PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN ASI DAN MAKANAN PENDAMPING ASI PADA BAYI USIA KURANG ENAM BULAN DI INDONESIA (ANALISIS DATA SDKI 2002-2003) – 05

  71. PERSEPI PENGGUNA TERHADAP PERFORMASI FISIK UGD BERDASARKAN EVALUASI PASKA HUNI DI RSUD KAB. BANDUNG

  72. PENENTUAN PRODUK UNGGULAN DAN KARAKTER PELAYANAN DI RSUD WANBAYO PAN PASAR BALI – 06

  73. PEMBERIAN LARUTAN GULA PASIR SECARA ORAL SEBAGAI ANALGETIK PADA IMUNISASI BAYI

  74. HUBUNGAN LOKASI TUMOR OTAK DENGAN GANGGUAN KOGNITIF – 04

  75. HASIL GUNA PEMBERIAN NUTRISI SUPLEMEN (ROYAL JELLY) PADA PENDERITA STROK INFARK AKUT – 04

  76. PENYAKIT JARINGAN PENDUKUNG GIGI (PERSODONTOL DISEASE) SEBAGAI FAKTOR STROKE ISKEMIK – 04

  77. EVALUASI KEGIATAN PENGAJARAN PENELITIAN DAN PELAYANAN FARMAKOLOGI KLINIK DI FAKULTAS NEGARA BERKEMBANG

  78. PENGGUNAAN ALGORITMA DALAM PENGEMBANGAN DIAGNOSTIK MALARIA DI DAERAH HIGH CASE INCIDENCE (HCI) BANJARNEGARA



Salam IDTESIS
SANJAYA
Mobile: 0817-9448-173
email : aq_sony@yahoo.com
YM : Sanjaya_jk
situs : http://www.idtesis.com
blog : http://www.idtesis.blogspot.com

Postingan populer dari blog ini

MENGELOLA STRES KERJA

Langkah-Langkah Pembelajaran dengan Metode Kerja Kelompok

PERBEDAAN KARAKTERISTIK JASA DIBANDINGKAN PRODUK MANUFAKTUR IMPLIKASINYA TERHADAP STRATEGI KOMUNIKASI JASA